Buntut Israel Terus Serang Lebanon, Tel Aviv Dihujani Rudal oleh Iran

  • Bagikan
BELA PROKSI: Karena terus menyerang Lebanon, Iran akhirnya menghujani Tel Aviv, ibu kota Israel dengan puluhan rudal, sehingga merusak fasilitas negara zionis tersebut.

INDOSatu.co – TEL AVIV – Rentetan dentuman terdengar di Tel Aviv setelah militer Zionis Israel mendeteksi serangan rudal terbaru dari Iran, Senin (8/6). Sebelum itu, sirene serangan udara berbunyi di Tel Aviv serta Israel tengah menyusul laporan serangan rudal dari Iran.

Ledakan yang terjadi dilaporkan terkait dengan aktivitas sistem pertahanan udara yang dimiliki Israel. Masih belum ada laporan kerusakan ataupun korban jiwa akibat serangan rudal tersebut.

Dilansir Al Jazeera, sebelumnya pada Senin, sirene serangan udara berbunyi di Haifa dan Israel utara. Pasukan Zionis Israel mengatakan telah mendeteksi sebuah rudal yang diluncurkan dari Iran, dan sistem pertahanan udara diaktifkan untuk melumpuhkan rudal tersebut.

Baca juga :   Lithuania Minta Rakyat Jangan Beli dan Buang Ponsel China

Pada 7 Juni, Iran meluncurkan sejumlah rudal ke Israel utara. Serangan tersebut dilangsungkan beberapa jam setelah pernyataan dari Teheran bahwa Iran akan membalas serangan Zionis baru-baru ini ke Beirut, ibu kota Lebanon.

Tak lama setelah itu, militer Zionis mengatakan telah melakukan serangan terhadap sasaran militer di Iran tengah dan barat. Sebagai balasannya, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin (8/6) mengumumkan dimulainya kampanye militer bernama ‘Operasi Nasr’, sebagai respons atas agresi Israel. Menurut pernyataan resmi IRGC dikutip Pakistan Observer, Angkatan Udara IRGC menargetkan sejumlah fasilitas kunci di pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof, dua markas udara penting Israel.

Baca juga :   Bentrok Thailand-Kamboja Makin Panas, 100.000 Lebih Warga Mengungsi

Operasi Nasr digelar pada Senin pagi sebagai jawaban atas Israel yang melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran termasuk instalasi radar di beberapa tempat. “Gelombang rudal dan drone akan terus diluncurkan untuk 7 hari ke depan hingga musuh ditangkal dan berhenti melaksanakan kejahatannya,” demikian peringatan dari IRGC.

Operasi Nasr khusus didedikasikan bagi para syuhada yang gugur pada perang 12 hari tahun lalu. Operasi dieksekusi lewat frasa kode “Ya Heydar Karrar”, menurut keterangan IRGC.

Baca juga :   Izinkan Bantu Sandera, HAMAS: Israel Harus Buka Akses Bantuan Seluruh Gaza

“Dengan keimanan kepada Tuhan yang Mahakuasa, beberapa menit lalu para pejuang pemberani dari Angkatan Udara IRGC melancarkan Operasi Nasr, menargetkan pusat kunci dari pangkalan udara strategis Nevatim dan Tel Nof.”

Teheran sebelumnya memberi peringatan keras kepada Israel setelah rezim Zionis melancarkan serangan udara ke Beirut, Lebanon. Iran meminta Israel menghentikan agresi terhadap Lebanon karena itu menjadi bagian dari syarat kesepakatan gencatan senjata pada 8 April 2026. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *