Idap Penyakit Autoimun, Pengacara Cak Sholeh Meninggal Dunia

  • Bagikan
JALANI PERAWATAN: Pengacara senior Muhammad Sholeh saat menjak]lani perawatan di RS Siloam sebelum mengembuskan nafas terakhir, Jumat (7/8).

INDOSatu.co – SURABAYA – Muhammad Sholeh alias Cak Sholeh, pengacara senior meninggal dunia pada Jumat (7/8). Cak Sholeh mengembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dari pesan berantai yang beredar di group media, Cak Sholeh menghembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Surabaya sekitar pukul 04.00 WIB. Ia disebut mengidap penyakit autoimun selama 5 tahun.

“Assalamualaikum wr wb, Innalillahi wa inna ilahi rajiuun, telah berpulang ke rahmatullah suami, ayahanda kami tercinta Muhammad Sholeh WH, Pada hari Jumat 07 Agustus 2026,” tertulis dalam pesan berantai.

Baca juga :   PP Muhammadiyah Tunjuk Mundakir sebagai Rektor UM Surabaya 2024-2028

“Mohon dimaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidupnya, Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” lanjutnya.

Saat ini, jenazah Cak Sholeh berada di rumah duka Jl. Lebak Rejo Utara II no 49-51 Surabaya. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin Prigen, Pasuruan.

“Mohon doanya semoga Almarhum husnul khatimah, dimudahkan jalannya dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan,” ucapnya.

Semasa hidup, Cak Sholeh dikenal sebagai pengacara yang lantang memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil. Sebagai mantan aktivis, ia konsisten mengawal berbagai persoalan hukum yang menimpa warga kurang mampu.

Baca juga :   Usung Jargon ADS, Unair Mencari Sosok Rektor Periode 2025-2030

Salah satu gagasan yang melekat pada dirinya adalah gerakan “No Viral No Justice”. Melalui media sosial, ia mendorong berbagai dugaan ketidakadilan hukum agar menjadi perhatian luas dan segera ditindaklanjuti aparat.

Kepergian Cak Sholeh meninggalkan duka bagi kalangan advokat, aktivis, hingga masyarakat. Sosoknya dikenang karena keberanian, kepedulian, dan konsistensinya memperjuangkan keadilan bagi warga.

Baca juga :   DPC Demokrat Bojonegoro Bulat Mendukung Wagub Emil Pimpin Demokrat Jatim

Cak Sholeh selama ini dikenal familiar. Dia bisa bergaul dengan siapa saja. Akan tetapi, ketika melihat ketidakadilan, Cak Sholeh juga siap menjadi yang terdepan untuk membela keadilan warga yang terusik dan diganggu. Harus menghadapi pejabat siapapun.

”Itulah komitmen Cak Sholeh dalam membela warga. Tidak setengah-setengah,” kata bunyi dalam tauran di medsos tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *