MTQ Difabel 2026 Lamongan Diikuti Kafilah dari Jawa hingga Bali

  • Bagikan
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan Moh Nalikan saat MTQ tingkat Jawa dan Bali digelardi Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa (13/10).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 tingkat Jawa dan Bali diikuti oleh ratusan kafilah. MTQ tingkat Jawa dan Bali digelardi Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa (13/10). Kegiatan ini menjadi ruang bagi penyandang disabilitas muslim untuk menunjukkan kemampuan membaca, menghafal, dan mengumandangkan ayat suci Alquran.

Selain itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan, LPTQ Kabupaten Lamongan, dan Griya Quran Difabel Kabupaten Lamongan juga sebagai implementasi salah satu program prioritas, yakni Lamongan Nyantri.

Baca juga :   Gali Potensi Atlet Bulu Tangkis di Lamongan, Ratusan Peserta Antusias Ikut Kejurkab

Tujuan utama program prioritas Lamongan Nyantri diantaranya, yakni pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat pengembangan sosial dan ekonomi kerakyatan di Lamongan.

Selain itu, program tersebut juga merupakan gerakan religius untuk emperkuat nilai-nilai keagamaan melalui gerakan membaca serta menghafal Alquran di tengah masyarakat, serta sinergi pendidikan agar menjadikan pesantren dan lembaga keagamaan mitra strategis pemerintah dalam membangun moral serta karakter bangsa.

Baca juga :   Jaga Stabilitas Sosek dan Industri Unggulan, Lamongan Siapkan Pembangunan 2025

“Ini luar biasa, Pemkab Lamongan, LPTQ Kabupaten Lamongan, dan Griya Qur’ani secara istiqamah melaksanakan MTQ Difabel se-Jawa dan Bali, pada tahun ini diikuti seratus kafilah. Seiring dengan program Lamongan Nyantri, semangat membaca dan menghafal Al-Qur’an juga terus kita dorong di sekolah-sekolah,” kata Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan Moh Nalikan.

”Pembinaan seperti ini penting agar teman-teman difabel bisa belajar, menghafal, dan memahami Al-Qur’an secara inklusif,” tambah pria yang juga Sekda Pemkab Lamongan itu.

Baca juga :   TMMD ke-114 Kolaborasi Pemkab-TNI Hadirkan Infrastruktur Megilan di Lamongan

Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen penuh dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk berkembang, termasuk penyandang disabilitas.

Pada MTQ Difabel 2026 ada empat cabang yang dilombakan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) putra dan putri, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) golongan 2 juz, MHQ golongan 5 juz, serta lomba adzan. Kriteria penilaian akan memperhatikan kelancaran dan kualitas bacaan, suara, lagu, serta ketepatan tajwid. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *