Sendangagung Sukses Kelola Potensi Lokal, Hadirkan Bupati Sapa Warga di Acara Festival

  • Bagikan
SAPA WARGA: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (duduk dua dari kanan) menghadiri acara Festival Sego Muduk dan Batik Carnival Sendangagung, Paciran, Ahad (1/10).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Festival Sego Muduk dan Batik Carnival Sendangagung kembali digelar, di Watungkal Edupark Sendangagung, Minggu (1/10). Sego Muduk merupakan makanan khas dari Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, yang hingga kini masih dilestarikan menjadi sebuah potensi kuliner khas daerah pantura.

“Saya sangat bangga festival Sego Muduk dapat direalisasikan menjadi event tahunan. Sebab, dengan diselenggarakannya festival ini, akan mengenalkan potensi lokal Lamongan ke seluruh penjuru Tanah Air, bahkan dunia,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka festival Sego Muduk.

Baca juga :   Hardiknas 2024, Pendidikan di Lamongan Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Festival yang berlangsung selama dua hari berturut-turut ini, menyediakan 1.700 porsi Sego Muduk gratis untuk masyarakat yang hadir meramaikan.

“Kami sudah sejak kemarin memulai kegiatan dengan melaksanakan bazar UMKM dan hari ini disusul festival Sego Muduk dan Batik Carnival,” terang Kepala Desa Sendangagung Panut Supodo kepada wartawan, Ahad (1/10).

Panut Supodo menjelaskan bahwa Sego Muduk yang dibagikan merupakan hasil olahan masyarakat setempat. Hal tersebut bertujuan agar menjaga keaslian rasa rempah-rempah yang menjadi bumbu utama Sego Muduk Sendangagung.

Baca juga :   Songsong HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Pemkab Lamongan Warnai dengan Salat Hajat

Sedangkan didelegasikannya kegiatan pawai Batik Carnival merupakan salah satu upaya mempromosikan potensi batik khas Lamongan kepada generasi muda. Agar warisan leluhur yang kaya akan nilai budayanya tetap eksis dan tetap terjaga

Pada kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu melakukan launching village branding “Sendangagung Rapakat”. Dengan branding terbaru, diharapkan mampu menjadi Sendangagung menjadi desa yang memiliki identitas dan berdaya saing. (*)

Baca juga :   Antisipasi Gradasi Bangsa, Bupati Sampaikan Empat Pilar Penguat Kebangsaan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *