Solusi Penyelesaian Keamanan di Papua, JK: Perlu Pendekatan Politik

  • Bagikan
Ketua Umum PMI Pusat, M. Jusuf Kalla (paling kiri) memberi ucapan selamat usai melantik Pengurus PMI DIY periode 2026–2031 di Yogyakarta, Ahad (13/9).

INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Statemen menarik datang dari mantan Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla terkait penyelesaian keamanan di wilayah Papua. JK, sapaan akrabnya, mendorong agar pendekatan politis perlu dilakukan kepada masyarakat Papua untuk mendukung pembangunan di wilayah tersebut.

“Jadi, harus ada pendekatan kepada masyarakat untuk adanya suatu pengertian politis dengan baik agar masyarakat mengerti pembangunan Papua itu dibangun secara bersama-sama,” kata Jusuf Kalla seusai menghadiri pelantikan Pengurus PMI DIY periode 2026–2031 di Yogyakarta, Ahad (13/9).

Baca juga :   Timteng Terus Bergolak, JK: Indonesia Harus Ambil Peran Jadi Mediator

Menurut Ketua Umum PMI Pusat itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan Papua guna mendorong kemajuan wilayah Indonesia bagian timur.

“Sekali lagi, kalau dibandingkan, katakanlah Papua dengan Papua Nugini, ya jauh lebih baik kita. Seperti itu, sehingga perlu diberikan suatu pengertian yang benar kepada mereka yang KKB itu,” katanya.

Baca juga :   Hadiri Ijtima Ulama di Babel, Jusuf Kalla: Jadi Pengusaha Itu Hukumnya Sunnah

Jusuf Kalla mengatakan, pendekatan politis kepada masyarakat Papua dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) perlu dilakukan secara damai untuk membangun pemahaman bersama mengenai pembangunan dan masa depan Papua.

Ia menilai, pendekatan tersebut perlu diutamakan sebelum pemerintah mengambil langkah keamanan lebih lanjut apabila kelompok bersenjata tetap melakukan kekerasan.

“Dan apabila mereka masih begitu, tentu balasannya operasi daripada aparat kita, TNI, Kepolisian. Tapi dua pihak perlu ada upaya pengertian politis secara baik, secara damai. Di mana-mana kita bisa menyelesaikan itu,” pungkas JK. (*)

Baca juga :   Tolak Munaslub, Jusuf Kalla: Persiapan Pemilu, Munaslub Justru Rugikan Partai Golkar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *