INDOSatu.co – LAMONGAN – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) untuk Program TNI Manunggal Membangun Desa) melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lamongan, Kamis (6/8).
Kunjungan tersebut dalam rangka untuk meninjau, memantau, dan menilai langsung pelaksanaan proyek fisik maupun non fisik yang dilaksanakan dalam TMMD Ke-129 Tahun 2026 di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Waaster Kasal Laksamana Pertama (Laksma) TNI Albertus Agung Priyo Suseno, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Lamongan.
Laksma TNI Albertus Agung Priyo Suseno juga mengatakan bahwa kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Lamongan selalu sukses dan berhasil. Pihaknya ingin tahu sejauh mana TMMD yang dilaksanakan di Lamongan.
”Setelah mendapat paparan di lapangan, kami terus terang mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati serta seluruh perangkat dan Forkopimda yang telah ikut menyukseskan, apalagi anggaran dari kabupaten lebih besar daripada anggaran kegiatan yang kita kelola,” katanya.
”Memang kebetulan saat di sini menjadi sasaran kami, selalu sukses dan berhasil. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan, bantuan, dan support-nya,” ucap Laksma TNI Albertus Agung Priyo Suseno.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga mengatakan, dengan adanya TMMD ini mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, dan dapat membantu mempercepat kemajuan desa. Pelaksanaan TMMD di Lamongan juga direspon positif oleh masyarakat, sehingga banyak sekali yang berharap desanya dapat menjadi lokasi penempatan kegiatan TMMD.
“Alhamdulillah TMMD yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak sekali yang mengantri desanya ingin menjadi lokasi TMMD, proposal yang masuk pada saya agar desanya ini ditempati TMMD, karena terbukti memiliki peningkatan tidak hanya sektor infrastruktur tetapi juga SDM masyarakat,” terang Pak Yes, sapaan akrabnya.
Adapun kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Lamongan antara lain peningkatan kualitas jalan rabat beton sepanjang 1.074 meter yang telah mencapai progres 70 persen hingga hari ini, sumur bor dengan kedalaman 40 meter, pipanisasi, pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), pemeliharaan jalan usaha tani, peningkatan fasilitas olahraga, pembangunan TPT (Tanggul Penahan Tanah), renovasi pos kamling, juga bakti sosial. (*)




