Pertamina EP Akui Lakukan Perawatan Sumur Berupa Well Intervention

  • Bagikan
CEPAT TERTANGANI: Field Manager Pertamina EP Sukowati Field, Totok Parafianto mengatakan, pihaknya telah melakukan perawatan sumur berupa well Intervention. (foto harian9.com)

INDOSatu.co – BOJONEGORO – Pertamina EP Sukowati Field akhirnya mengkonfirmasi bahwa telah melakukan kegiatan perawatan sumur berupa Well Intervention sumur SKW – 30 hari ini, Senin (22/11).

Diakui bahwa terdapat gas yang terjebak dalam liquid atau gas pocket release yang dalam waktu kurang dari 1 menit sudah dapat diatasi dan dilakukan sirkulasi kedalam sistem.

Pernyataan tersebut diungkapkan Totok Parafianto, Field Manager Pertamina EP Sukowati Field. Dia menjelaskan bahwa yang terjadi dugaan bocornya gas di SKW-30 itu bukan merupakan gas kick.

Baca juga :   Rupiah Anjlok, Komisi VII DPR: Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikan Harga BBM

“Ini bukan semburan tapi gas pocket relaase yang keluar dari sumur minyak karena adanya perubahan suhu dan tekanan ketika sumur tersebut dilakukan maintenance,” jelas Totok.

Namun, kata dia, sesuai standar operasi dan keselamatan, Pertamina EP Sukowati Field berjanji tetap akan melakukan pemantauan gas H2S sehingga didapatkan nilai 0 (nol) Ppm, serta memastikan bahwa udara di area lokasi pengeboran dalam keadaan aman.

Baca juga :   Inteli Demo, Disusupkan Masuk Kampus, Mahasiswa UMY Amankan Intel Polda

Diungkapkan bahwa, menyikapi adanya dugaan bocornya gas tersebut, pihaknya telah menerjunkan Tim Sahabat Pertamina. Tim tersebut juga memastikan kondisi masyarakat di sekitar lokasi dengan cara terjun langsung di sekitar area.

“Arah angin menuju RT 1,2, dan 3. Jadi, Tim Sahabat Pertamina langsung menuju ke sana untuk memastikan kondisi warga, dan melakukan pemeriksaan,” tambah Totok.

Baca juga :   FSP-PP KSPSI: Kemenaker Harusnya Tidak Menolak Perjanjian Kerja Bersama (PKB)

PT Pertamina EP Sukowati Field akan terus berkordinasi dengan pemerintah setempat, “Terima kasih atas dukungan dari segenap stakeholders, terutama pemerintah desa yang selalu ada dan membantu kami, baik dalam hal menjalankan operasional maupun program CSR,” pungkas Totok. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *