Pilkada Langsung atau Dipilih DPRD, Puan: Masih Lama, Belum Prioritas

  • Bagikan
REDAN GEJOLAK: Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR RI belum membahas RUU Pilkada meski sudah ramai pro dan kontra Pilkadasung atau melalui DPRD.

INDOSatu.co – JAKARTA – Pro dan kontra terkait Pilkada dipilih rakyat secara langsung atau melalui DPRD terus menjadi wacana menarik bagi publik. Meski demikian, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani memastikan bahwa pembahasan revisi undang-undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) belum akan dibahas dalam waktu dekat.

Menurut Puan, hingga kini belum ada keputusan politik karena DPR karena masih membuka ruang komunikasi antarfraksi. Puan mengatakan, pembahasan terkait pemilihan kepala daerah juga belum menjadi prioritas bagi DPR RI dalam waktu dekat.

Baca juga :   Hadiri Silaturrahim Tokoh di Gresik, Ahmad Syaikhu: Trend PKS Lebih Baik dari 2019

Ia menilai, tahapan pemilu nasional masih akan berjalan lebih dulu sebelum agenda Pilkada kembali menjadi perhatian.

“Pilkada kan masih lama. Yang akan berjalan duluan itu nanti kan Pileg dan Pilpres. Pileg dan Pilpresnya saja belum,” kata Puan setelah Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (13/1).

Baca juga :   Tegaskan Solid, Puan Tepis Isu Megawati Mundur sebagai Ketua Umum PDIP

Ia menambahkan, hingga saat ini DPR juga belum mulai membahas revisi Undang-Undang Pemilu karena masa sidang baru saja dibuka. “Jadi, kita akan lihat dulu situasi sesudah pembukaan ini bagaimana dari komisi terkait,” terangnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu mengatakan partainya terus membuka komunikasi dengan seluruh fraksi di DPR terkait isu pemilihan kepala daerah. Ia menegaskan, PDIP tetap menyampaikan pandangannya agar Pilkada tetap dilaksanakan secara langsung.

Baca juga :   Sikapi Demo Ojol, Puan: DPR akan Temukan Driver dan Aplikator

Puan mengungkapkan terus membuka ruang dialog dengan fraksi-fraksi lain secara terbuka dalam membahas isu tersebut.

“Jadi enggak pernah ada komunikasi yang tertutup, terbuka untuk selalu berkomunikasi,” pungkas Puan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *