Milad ke-42, UMSURA Luncurkan Stasiun SPKL Berbasis Panel Surya

  • Bagikan
ENERGI HIJAU: Ketua PP Muhammadiyah Saad Ibrahim (baju biru) didampingi pejabat rektorat UMSURA meninjau SPML di lingkungan kampus, Sabtu (14/2).

INDOSatu.c0 – SURABAYA – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) meresmikan layanan Stasiun Pengisian Motor Listrik (SPKL) di berbagai titik kampus bertepatan dengan pembukaan Milad ke-42 di Auditorium Lantai 13 At-Tauhid Tower, , Sabtu (14/2).

Peluncuran ini menjadi bagian dari soft launching fasilitas publik berorientasi lingkungan sehat sekaligus dukungan terhadap percepatan pemanfaatan energi terbarukan.

Peresmian SPKL dilakukan dengan memanfaatkan sistem panel surya (solar cell) sebagai sumber energi utama untuk memenuhi kebutuhan listrik harian. Inisiatif ini menjadi langkah konkret kampus menuju kemandirian energi sekaligus pengurangan emisi karbon di lingkungan perguruan tinggi.

Baca juga :   Soal Pemenuhan Kebutuhan Guru, Bupati Terima Penghargaan dari Kemenpan-RB

Rektor UMSURA, Mundakir, menyampaikan bahwa fasilitas charging kendaraan listrik tersebut dapat digunakan oleh mahasiswa serta seluruh sivitas akademika.

“Ke depan, pengembangan SPKL diharapkan terus dilakukan, termasuk melalui inovasi mahasiswa, agar mampu menjawab meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik, baik motor maupun mobil,”ujarnya.

Semenatara itu, Pardono yang mengembangkan inovasi ini mengatakan, Secara teknis, instalasi SPKL menggunakan 10 panel surya dengan kapasitas masing-masing 550 Watt Peak (WP). Pada kondisi maksimal di siang hari, sistem mampu menghasilkan daya hingga sekitar 4.000 watt.

“Rangkaian panel disusun seri-paralel dan terhubung dengan inverter yang mendukung sistem on-grid maupun off-grid, dengan skema operasional saat ini menggunakan mode off-grid karena pertimbangan perizinan dan aspek teknis lainnya,” ujarnya.

Baca juga :   Siswa Lamongan Berprestasi Diskusikan Pendidikan Bersama Pak Yes

Untuk operasional malam hari, sistem secara otomatis beralih dari suplai panel surya ke baterai lithium berkapasitas 48 Volt 100 Ampere yang telah dilengkapi Battery Management System (BMS).

Daya maksimal yang dapat disuplai pada malam hari mencapai sekitar 2.500 watt. Kapasitas ini masih dapat ditingkatkan hingga di atas 8.000 watt dengan penambahan jumlah panel surya baru yang langsung dapat diintegrasikan ke sistem.

Lebih lanjut, kata dia, dari sisi penggunaan, satu unit motor listrik standar berkapasitas sekitar 500 watt memerlukan waktu pengisian kurang lebih tiga jam hingga penuh dari kondisi daya rendah. Dalam pemakaian normal untuk jarak dekat, kapasitas tersebut dapat digunakan sekitar dua jam operasional.

Baca juga :   Tekankan Gaya Hidup Ecofriendly, UMY Inisiasi Program Sarasa Masa

Pengembangan instalasi SPKL berbasis panel surya ini merupakan hasil perakitan tim dosen dengan dukungan hibah peralatan. Untuk aspek hak kekayaan intelektual (HAKI), proses pendaftaran saat ini masih berjalan.

“Kehadiran fasilitas ini mempertegas komitmen UMSURA dalam membangun ekosistem kampus hijau berbasis teknologi energi bersih dan berkelanjutan,”pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *