Sempat Jadi Gunjingan, Prabowo Pastikan Hormati Pakar dan Akademisi

  • Bagikan
BAHAS KARHUTLA: Presiden Prabowo Subianto (tengah) berdiskusi dengan pakar dan akademisi guna mencari solusi untuk pencegahan karhutla di hutan gambut. (foto: Setpres).

INDOSatu.co – JAKARTA – Sempat menjadi gunjingan karena dianggap merendahkan martabat dan kritik para pakar, Presiden Prabowo Subianto segera mengklarifikasi masalah tersebut. Dia menegaskan, sangat menghormati para pakar dan akademisi serta menjadikan masukan mereka sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat mengundang sejumlah pakar dan akademisi untuk berdiskusi mengenai pengelolaan lahan gambut dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9).

“Jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audiens, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya nggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar,” kata Prabowo dikutip dari dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9).

Baca juga :   Diplomasi Gemoy Gagal Total, Rizal: Presiden Prabowo Sumber Masalah

Prabowo mengaku dirinya selalu berupaya mencari masukan dari orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu sebelum mengambil keputusan. “Kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar,” ujarnya.

Prabowo justru meminta para pakar memberikan masukan mengenai langkah terbaik untuk mencegah kebakaran di kawasan hutan, khususnya yang memiliki lahan gambut.

Baca juga :   Halal bihalal di KAHMI, Fadel Muhammad: KAHMI Harus Bikin Lompatan Besar untuk Gorontalo

Kepala Negara mengajukan tiga hal utama untuk dibahas, yakni langkah pencegahan kebakaran di kawasan hutan, langkah khusus untuk kawasan hutan yang memiliki gambut, serta kemungkinan pemanfaatan lahan gambut secara produktif.

“Sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama. Kedua, kawasan hutan yang ada gambutnya. Dua hal. Dan ketiga yang saya minta, saran dari Saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?” kata Prabowo.

Baca juga :   Sinyal Tax Amnesty Berlaku Lagi, Pernyataan Jokowi Diungkit

Presiden juga meminta masukan ilmiah mengenai pengelolaan gambut, termasuk kemungkinan menanam tanaman di atas lahan tersebut, sehingga pencegahan kebakaran dapat dilakukan dengan pendekatan yang berbasis pengetahuan.

Prabowo mengatakan pemerintah telah melakukan langkah mitigasi fisik, seperti menyiapkan sarana pemadam kebakaran, embung, dan pompa sebelum kebakaran terjadi. Namun, menurut dia, diperlukan pula solusi ilmiah khusus untuk kawasan gambut. “Kalau bisa, ada jawaban ilmiah, a scientific solution,” pungkas Prabowo. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *