Garap Generasi Berprestasi, Pelajar Lamongan Dibekali Kesehatan Mental

  • Bagikan
BERI PIAGAM: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (dua dari kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada Wabup Dirham Akbar Aksara yang tampil sebagai narasumber bersama Dr. Dr. Andik Matulessy dalam talk show Mambangun Kesehatan Mental Sejak Dini, di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Rabu (18/6).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK, Pemkab Lamongan, Jawa Timur, menggelar talkshow inspiratif dengan mengusung tema Pelajar Bahagia, Prestasi Luar Biasa, Mambangun Kesehatan Mental Sejak Dini, di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Rabu (18/6).

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat membuka talk show menceritakan, negara Jepang dengan keunikan dan budayanya yang bergerak dinamis dan cepat telah memberikan dampak pada tekanan kehidupan sehari-hari. Disisi lain, prestasi dibidang teknologi maupun sektor lainnya turut tumbuh menjadi produk besar.

”Sayangnya, angka bunuh diri yang didominasi anak muda juga ikut melonjak,” kata Bupati Yuhronur mengawali sambutan pengarahannya.

Berkaca dari fenomena seperti yang terjadi di Jepang, kata bupati, menghadapi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan anak muda Lamongan yang kuat secara fisik dan mental bagus, tetapi juga berprestasi, baik secara akademik dan non akademik.

Baca juga :   Libatkan Lintas Sektoral, Kapolres Siap Amankan Nataru, Bupati Beri Apresiasi

“Anak muda Indoensia dibentuk bukan seperti itu, kita punya budaya sendiri yang selalu mengharmonisasi kesehatan fisik, mental, dan cita-citanya. Kita punya budaya sendiri yang harus diseimbangakan ditengah tekanan yang ketat,” tutur Pak Yes.

 

Melihat antusiasme pelajar SMP dan SMA, Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, menilai bahwa, banyak pelajar Lamongan yang sadar akan kesehatan mental untuk mengukir prestasi. Dengan menggandeng Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Pusat Dr. Andik Matulessy bersama Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara sebagai narasumber.

Baca juga :   Ditarget Desember 2022 Selesai, Pengerjaan Jembatan Kacangan, Gresik, Molor

Dr. Andik Matulessy menjelaskan, prestasi seseorang dapat diraih dengan fokus dan perasaan senang melakukannya. Sementara untuk memaksimalkannya, ada tiga kompetensi yang dapat dilakukan, yaitu knowledge yang diperoleh melalui pendidikan; skill yang diperoleh melalui seminar, pelatihan, talk show; serta experience yang didapat dari organisasi.

“Bahagia dan sedih itu normal. Semua orang pernah mengalaminya, yang terpenting tidak berlebihan. Kehidupan ini cuma sekali, jadi usahakan yang terbaik di setiap yang sedang dikerjakan. Jangan berhenti di satu titik, sedih berkelanjutan senang berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara membagikan cara menghadapi hari agar lebih optimal dan bahagia. Salah satunya, yaitu dengan self hypnosis dengan mengucapkan afirmasi positif untuk diri sendiri.

Baca juga :   Optimistis Turunkan Angka Pengangguran, Pemkab Lamongan Hadir Bekali Diklat

“Setiap pagi saya mengucapkan mantra, kalau spongbob berangkat kerja ke krusty krab mengatakan, aku siap aku siap, sama seperti saya melakukan self hypnosis 4H I’m hansome, I’m happy, I’m helty, and I’m humble. Kalian juga bisa, silahkan kenali diri sendiri mantra apa yang paling cocok untuk diri adik-adik, sehingga kesehatan ini bisa terjaga,” ujar Mas Dirham.

Sebab, kata Mas Dirham, kesehatan mental generasi saat ini akan memberikan dampak jangka panjang dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Kekuatan bangsa berada di sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global. Generasi muda menjadi aset kemajuan bangsa. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *