INDOSatu.co – JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Sabtu (9/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PKS dalam menyiapkan generasi pemimpin muda yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden PKS Al Muzammil Yusuf sebagai keynote speaker serta Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan Aang Kunaifi.
Presiden PKS, Al Muzammil Yusuf berharap, pelatihan para kader muda PKS dapat memiliki dan meningkatkan nilai keimanan dan spiritualitas. Menurut dia, tanpa keimanan, tak akan ada sejarah yang bisa dicatat seorang pemimpin.
“Sekali lagi, melalui APMI, akan terjadi kebangkitan keimanan pemuda PKS. Jangan berpikir ingin menggores tinta sejarah tanpa menancapkan iman di dada sebagai ruh perjuangan. Jadilah pemimpin yang kuat spiritualitas dan visioner,” ujar Al Muzammil dalam keterangan tertulis.
Al Muzmmil menyinggung kisah Ashabul Kahfi yang tercatat dalam Alquran. Kisah para pemuda Ashabul Kahfi adalah contoh bagaimana Tuhan menurunkan mukjizat terhadap para anak muda.
Sedangkan Ketua Pelaksana APMI, Kamaluddin Enuh, menjelaskan bahwa agenda APMI dibagi ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama berupa arahan sekaligus peresmian APMI oleh Presiden PKS.
Sementara sesi kedua dan ketiga diisi dengan materi akademik dan penguatan kepemimpinan.
“Pada sesi akademik, hadir narasumber Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid dan Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai Muhammad Iqbal,” kata dua.
“Kami juga telah menyiapkan kurikulum bekerja sama dengan BPPKP. Nantinya peserta akan mengikuti assessment dan coaching yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing agar mampu menyiapkan pemimpin muda yang kuat secara kapasitas maupun kapabilitas,” ujar Kamaluddin.
Ia menambahkan, peserta APMI berasal dari unsur DPP, DPW, dan DPD PKS. Menurutnya, APMI menjadi pintu bagi para aktivis muda untuk mengambil peran dan berkontribusi lebih besar dalam kepemimpinan politik dan pelayanan masyarakat.
“Peserta yang hadir hari ini kurang lebih sebanyak 52 orang yang berasal dari DPP, DPW, dan DPD terdekat,” pungkasnya. (*)



