Langgar Gencatan Senjata, Pangkalan Udara AS di Kuwait Hancur Dirudal Iran

  • Bagikan
PERANG BELUM REDA: Penampakan asap mengepul di Pangkalan Udara Ali Al Salem AS, Kuwait akibat serangan Iran yang membalas serangan AS karena selalu melanggar gencatan senjata.

INDOSatu.co – TEHERAN – Lantaran selalu melanggar kesepakatan gencatan senjata, kesabaran Iran akhirnya terlampiaskan. Iran melancarkan serangan dengan membombardir pangkalan udara AS di Kuwait menyusul serangan Iran pada Rabu (3/6).

Seperti dilansir MEE, Citra baru dari lokasi yang dirilis oleh Soar Atlas tampaknya menunjukkan tempat perlindungan prajurit hancur di Pangkalan Udara Ali Al Salem AS, meskipun Komando Pusat AS (Centcom) bersikeras bahwa semua rudal dan drone yang menargetkan lokasi tersebut telah dilumpuhkan.

Baca juga :   Ahmad Basarah Puji Pidato Bung Karno, Dunia Akui Pancasila sebagai Ideologi Internasional!

Soar Atlas mencatat bahwa area di sekitar pangkalan tampak hangus, dengan beberapa kawah dampak terlihat di dekatnya.

Dalam sebuah pernyataan, Centcom mengatakan bahwa Iran telah menembakkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan. “Tetapi mengklaim bahwa semuanya gagal mengenai target yang dimaksud,” demikian pernyataan Centcom

Ditambahkan, bahwa dua rudal yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di tengah jalan. Tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain juga disebut telah dicegat oleh pertahanan udara.

Baca juga :   Jika Amandemen ke-25 Lolos, Kongres segera Makzulkan Donald Trump

Kementerian Luar Negeri Kuwait pada Rabu mengatakan bahwa rentetan rudal Iran telah menghantam bandara internasional dan misi diplomatik negara itu. Pejabat setempat melaporkan bahwa satu orang tewas dalam serangan itu – yang kemudian diidentifikasi sebagai warga negara India, dan 60 lainnya terluka.

Rekaman video dari bandara menunjukkan kerusakan yang luas, dengan kebakaran berkobar di terminal satu, atap yang runtuh, dan kepulan asap tebal.

Setelah serangan itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Brigadir Jenderal Saud al-Otayan, mengutuk apa yang ia sebut sebagai “kejahatan agresi Iran”.

Baca juga :   Tak Gubris Trump, Rusia: Kiriman Senjata AS Bisa Hambat Jalan Damai

Iran pada Rabu mengatakan bahwa serangan terhadap bandara Kuwait akibat dari  rudal pencegat Patriot AS, klaim yang segera dibantah oleh Centcom.

Kantor berita Tasnim Iran mengutip Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang mengatakan bahwa mereka tidak menembak bandara Kuwait.

AS mengatakan klaim itu salah dan bahwa Iran menargetkan bandara dalam “serangan yang disengaja, terencana, dan tidak dapat dibenarkan”. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *