INDOSatu.co – LAMONGAN – Dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara di Halaman Kantor Pemkab Lamongan, Senin (1/6). Bertema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, peringatan ini berjalan dengan lancar dan khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Bupati Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, menyampaikan poin penting pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.
Dalam amanatnya, Pak Yes mengajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup bukan sekedar dihapal, melainkan ideologi yang dihayati, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam setiap tindakan serta keputusan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tidak hanya itu, Pak Yes juga mengatakan bahwa sejalan dengan pesan yang diberikan Kepala BPIP, Lamongan terus berupaya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal ini tercermin dalam skor indeks kesalehan sosial Lamongan sebesar 89,88, nilai toleransi masyarakat 90,75 , stabilitas sosial 88,54 , solidaritas sosial 90,86 , serta indeks kerukunan umat beragama 78,26.
“Pencapaian tersebut menjadi cerminan kuatnya modal sosial dan spiritual masyarakat Lamongan dalam menjaga persatuan kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman. Inilah bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami tetapi juga hidup dan tumbuh dalam kehidupan masyarakat Lamongan,” ujarnya.
Pak Yes juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendiri bangsa, atas warisan luhur Pancasila yang hingga hari ini tetap menjadi pemersatu, penuntun, dan kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026 sejalan dengan semangat Hari Jadi Lamongan ke 457. Untuk tumbuh bersama mari menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai energi persatuan, gotong royong, dan pengabdian, guna memperkuat ketangguhan sosial serta mengakselerasi terwujudnya kejayaan Lamongan yang berkelanjutan,” imbuhnya. (*)





