UMY Mewisuda 1.260 Lulusan, 10 Persen Sudah Diterima Kerja

  • Bagikan
RESMI SARJANA: Para wisudawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengikuti prosesi wisuda di Sportorium UMY, Kamis (10-11/6).

INDOSatu.co – YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali meluluskan 1.260 wisudawan dari program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana. Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis (10–11/6/2026) di Sportorium UMY.

Menariknya, sebanyak 120 wisudawan atau sekitar 10 persen dari total lulusan diketahui sudah diterima bekerja sebelum resmi memakai toga. Capaian ini menjadi indikator kuat tingginya relevansi kompetensi akademik UMY dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen kampus yang konsisten membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional sejak bangku kuliah.

Baca juga :   Sumpah 112 Dokter Baru, Rektor UMY: Beri Manfaat Lebih untuk Sesama

“Terdapat 120 wisudawan program Sarjana dan Diploma yang telah bekerja sebelum diwisuda. Artinya, kompetensi yang mereka miliki terbukti nyata diterima dan dibutuhkan oleh dunia kerja,” ujar Nurmandi pada Rabu (10/6).

Nurmandi menjelaskan bahwa kunci kecepatan alumni dalam mendapat kerja terletak pada keseimbangan antara aspek akademik dan non-akademik. Di UMY, mahasiswa aktif didorong untuk mengasah diri melalui organisasi, program kepemimpinan, hingga pengabdian masyarakat.

Baca juga :   Kembangkan Infrastruktur Akademik, UMY Bangun Gedung Sekolah Vokasi 6 Lantai

Ada beberapa karakter non-akademis (soft skills) utama yang dinilai paling menentukan akselerasi karier alumni UMY di luar kampus, antara lain, Kemampuan berkomunikasi secara efektif; Keterampilan bekerja sama dalam tim dan memimpin (leadership).; Ketajaman berpikir kritis dalam memecahkan masalah serta Kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman yang cepat.

“Berdasarkan survei alumni, lulusan dengan soft skills yang baik cenderung memiliki perkembangan karier yang jauh lebih cepat,” tambah Nurmandi.

Selain fokus pada kesiapan kerja, UMY juga menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai pilar pembentukan karakter. Kurikulum ini diberikan kepada seluruh mahasiswa lintas program studi demi melahirkan lulusan yang berintegritas moral tinggi.

Baca juga :   Panggil Menteri, Prabowo Dilapori Banyak Investor Global Lirik Indonesia

Nurmandi mengingatkan bahwa esensi utama dari pendidikan tinggi adalah menjadi sarana peningkatan kualitas hidup dan pengubah nasib seseorang.

Sebagai penutup, ia berharap para alumni baru ini tidak lekas berpuas diri. Lulusan UMY dituntut untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *