INDOSatu.co – LAMONGAN – Indonesia adalah negara besar dengan keragaman potensi yang luar biasa. Baik dari sisi sumber daya alam (SDA) maupun budaya. Namun, potensi tersebut hanya akan memberikan dampak apabila didukung oleh sinergi dan kolaborasi yang kuat antar pusat dan pemerintahan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Efendi saat membacakan amanat Mendagri Tito Karnavian yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara memimpin pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) Ke-XXX Tahun 2026 di Halaman Pemkab Lamongan, Senin (27/4).
Pada kesempatan tersebut, Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan, Mendagri menyampaikan apresiasi terhadap seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh elemen bangsa yang telah mengikuti dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.
Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026 mengusung tema Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita. Hal itu dimaksudkan agar daerah memiliki kemandirian dan tanggung jawab dalam mengolah potensi lokal, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan nasional sangat ditentukan oleh sinergitas, koordinasi, dan kinerja yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Pak Yes juga mengungkapkan bahwa, Kabupaten Lamongan pada 24 April lalu berhasil meraih penghargaan Top Regency In Agro-Maritime Food Hub pada sektor Economic Growth, dalam ajang Nasional Governance Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Metro TV.
Prestasi tersebut, ungkap Pak Yes, menunjukkan bahwa Lamongan telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi di secara mandiri di daerahnya sebagai bagian dari otonomi daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pak Yes menyampaikan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026, dengan semangat membangun daerah dan menyongsong Hari Jadi Lamongan ke-457.
”Mari kita mewujudkan Lamongan yang semakin mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Pak Yes. (*)





