INDOSatu.co – MAUMERE – Gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat berbagai kalangan merasa terpanggil. Mereka peduli untuk membantu warga yang sedang tertimpa musibah gempa.
Salah satu diantara yang peduli adalah Ketua LAZISNU Sikka, Hariyanto. Bersama tim NU Care, LAZISNU Sikka bergerak cepat menuju titik pengungsian pascagempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Respons kemanusiaan tersebut dilakukan di Sentral Pengungsian Lapangan Gelora Samador, Maumere.
Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 312 kepala keluarga (KK) dengan jumlah kurang lebih 1.350 jiwa mengungsi di lokasi tersebut. Para pengungsi berasal dari Kampung Wuring, Bebeng, serta sejumlah wilayah pesisir lainnya yang terdampak gempa.
Dalam kunjungan tersebut, tim NU Care–LAZISNU Sikka melakukan pemantauan kondisi dan kebutuhan para pengungsi. Sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain bahan makanan, mi instan, air mineral, susu, tikar, kasur, serta perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi, dan kebutuhan lainnya.
Gerak cepat NU Care–LAZISNU Sikka merupakan bagian dari respons kemanusiaan sekaligus wujud nyata khidmah Nahdlatul Ulama kepada masyarakat, khususnya kepada warga yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan bantuan.
Ketua LAZISNU Sikka, Hariyanto, menegaskan bahwa NU Care–LAZISNU Sikka akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam situasi kebencanaan. Semangat ta’awun, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama menjadi landasan dalam menjalankan amanah kemanusiaan. (*)



