Disemangati Anggota DPR RI, Sesi Offline Megpreneur 2026 segera Studi Karya

  • Bagikan
PERKUAT TALENTA EKONOMI: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) menyerahkan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada 10 inovasi bisnis terpilih di ajang Megpreneur 2026 yang digelar selama tiga hari di halaman Pemkab Lamongan.

INDOSatu.co – LAMONGAN – Setelah melewati berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, penjaringan, hingga terpilih 200 peserta, dari 319 peserta dengan 184 bisnis terdaftar, offline session Megpreneur 2026 yang digelar selama 3 hari sejak 26 Agustus, resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Selama tiga hari berlangsung itu pula, menghasilkan ide dan inovasi bisnis dari berbagai bidang, baik F&B, layanan jasa, teknologi dan aplikasi, hingga yang terbaru segmen khusus Agripreneur (bisnis sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan agroindustri) telah diinkubasikan, dengan tujuan mendorong wirausaha naik kelas, berdaya saing global, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib, yang nengungkapkan bahwa, kedepan di tahun 2030 ke atas merupakan puncak demografis. Karena itu, Labib mengajak untuk tanggap dalam memanfaatkan peluang. Labib menyemangati peserta untuk terus menggapai mimpi dan cita-cita menjadi pengusaha yang sukses ke depannya.

Baca juga :   Dana CSR Masuk Ranah Hukum, PLTU Akui Beri Bantuan untuk Sumur Pawon

“Masa depan teknologi masih panjang, ini peluang kita 2030 ke atas merupakan puncak demografi, harus kita tangkap, produk apa saja bisa kita pasarkan. Semangat untuk pemenang Megpreneur, masa depan masih panjang, peluang bisnis masih banyak, banyak yang perlu diperbuat, salah satunya adalah produk inovatif,” pesannya.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih atas kelancaran terselenggaranya proses inkubasi bisnis berjelanjutan ini. Pak Yes, sapaan akrabnya, juga menyerahkan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada 10 inovasi bisnis terpilih.

Baca juga :   Refleksi May Day, Lamongan Komitmen Prioritaskan Kesejahteraan Buruh

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih Mas Labib yang nantinya akan mengajak pemenang ke Jakarta, studi karya ke beberapa perusahaan dan mampir ke sponsornya TikTok. Alhamdulillah dalam waktu 3 hari ini acaranya dapat terselenggara dengan sukses, terima kasih kepada seluruh tim yang men-support acara, kita yakin dengan adanya generasi muda yang penuh bakat ini nantinya akan menjadi pengusaha sukses,” ucap Pak Yes.

Closing ceremony ini juga diisi berbagai kegiatan mulai dari stand bazar produk Megpreneur 2026, Stand Up Comedy Lamongan, klinik perizinan UMKM, juga content Creator competition.

Baca juga :   TP PKK dan Baznas Lamongan Salurkan Bansos Ramadan untuk 46 LKSA

Dari sesi offline ini peserta Megpreneur telah memperoleh pendampingan intensif oleh mentor berpengalaman akses pasar yang terhubung dengan jaringan luas, dorongan Inovasi dan kelanjutan usaha, hingga akses pembiayaan investasi dengan total120 juta rupiah.

Dalam upaya pengembangan UMKM ini, Pemkab Lamongan juga telah melakukan kolaborasi dan kerjasama dengan berbagai pihak salah satunta yakni TikTok, dengan harapan karya, ide, dan inovasi bisnis ini dapat berdampak luas dan berpotensi menjadi bisnis berkelanjutan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *