Tepat HJL 457, RSUD Ngimbang Buka Tiga Unit Layanan Baru

  • Bagikan
BESUK PASIEN: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) saat menghadiri bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat Lamongan wilayah selatan di RSUD Ngimbang, Kamis (21/5).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Dalam rangkaian Jadi Lamongan (HJL) ke 457 Tahun 2026, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meresmikan tiga unit layanan kesehatan baru di RSUD Ngimbang, Kamis (21/5). Tiga layanan tersebut meliputi pelayanan hemodialisis, endoskopi, dan baby spa.

Ketiga layanan baru itu dihadirkan untuk memudahkan akses serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya untuk masyarakat wilayah selatan Kabupaten Lamongan.

Peresmian dilakukan bersamaan dengan kegiatan bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat Lamongan wilayah selatan. Sebanyak 10 pasien menjalani operasi katarak gratis lengkap dengan bantuan kacamata bagi pasien yang tidak memiliki BPJS.

Baca juga :   Predikat Indeks Reformasi Birokrasi Naik Jadi BB, Lamongan Raih Penghargaan dari Menteri PAN-RB

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menuturkan bahwa, rangkaian kegiatan HJL tahun ini dilaksanakan dengan prinsip efisiensi, namun tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi Lamongan ke 457. Meski dilakukan dengan efisiensi, tetapi ditekankan harus benar-benar berdampak. Ini merupakan aksi nyata Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tutur Pak Yes.

Menurutnya, layanan hemodialisis, endoskopi, baby spa, hingga operasi katarak merupakan kebutuhan masyarakat yang selama ini telah dinantikan, khususnya bagi warga Lamongan wilayah selatan.

Baca juga :   Ajak Warga Hidup Sehat, Dibarengi dengan Kampanye Gempur Rokok Ilegal

Orang nomor satu di Kota Soto itu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar derajat kesehatan masyarakat semakin baik. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya angka usia harapan hidup masyarakat Lamongan yang kini mencapai 75,4 tahun.

“Usia harapan hidup Lamongan semakin baik, mencapai 75,4 tahun. Ini menunjukkan bahwa kualitas layanan kesehatan di Lamongan semakin baik, mulai dari dalam kandungan hingga lansia,” tegas Pak Yes.

Baca juga :   Reformasi Birokrasi Jadi Kebutuhan, Yuhronur Terus Evaluasi Kinerja Kepala OPD

Pak Yes berpesan agar rumah sakit daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya dari sisi fasilitas, namun juga pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Ngimbang dr. Hilda menyampaikan bahwa momentum HJL ke 457 menjadi semangat baru bagi RSUD Ngimbang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.

“Saat ini terdapat empat bed layanan dialisis yang beroperasi dua shif per satu hari (melayani 8 pasien) serta layanan endoskopi yang dapat mempercepat penanganan pasien,” jelas dr. Hilda. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *