INDOSatu.co – JAKARTA – Jakarta hari ini, Jumat (12/6) benar-benar menjadi lautan manusia. Puluhan ribu mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi unjuk rasa di puluhan titik di wilayah Ibu Kota. Aksi demo mahasiswa bakal melintas di beberapa gedung perkantoran pemerintah.
Massa aksi gabungan sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia itu menggelar aksi demo hari ini di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, mulai pukul 10.00 WIB.
Sebenarnya, unjuk rasa yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bertajuk “Aksi Menuju Indonesia Bangkrut” itu akan memusatkan aksinya di sekitaran Bundaran HI. Sayangnya, massa dihalau oleh aparat TNI dan Polri yang berjaga di area tersebut.
Berdasarkan seruan yang disebarkan melalui media sosial, aksi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya keresahan masyarakat terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok, tekanan ekonomi yang dirasakan publik, serta berbagai kebijakan negara yang dianggap tidak efektif dan membebani keuangan negara.
Warga yang melintas di jalan-jalan sekitar Monas juga perlu mencari informasi. Potensi kemacetan juga terjadi di Kawasan Bundaran HI, karena menjadi rute yang dilalui massa aksi menuju Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Barat.
Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Anandaku Dimas Rumi memastikan seluruh BEM fakultas di kampus berjaket almamater kuning itu turun ke jalan dalam aksi demo hari ini.
“Sejauh ini aliansi yang sepakat turun adalah aliansi BEM se-UI, BEM KM IPB, BEM PNJ, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, FMN Pusat, FMN UI, Pembebasan, hingga Semar UI,” kata Dimas kepada wartawan.
Di beberapa lokasi demo, terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat, baik TNI maupun Polri. Bahkan, barikade yang yang dipasang petugas berusaha dijebol oleh mahasiswa. Tak heran suasana heroik mahasiswa mengiringi aksi unjuk rasa tersebut.
Saat merespon pertanyaan wartawan, perwakilan mahasiswa dari UI meminta aparat tidak represif. Mahasiswa jangan dianggap musuh. Apa yang dilakukan mahasiswa demi perbaikan negara menjadi lebih baik, tidak dikelola secara asal-asalan. ”Kami demo untuk menuntut perbaikan,” kata salah mahasiswa dalam wawancara dengan jurnalis.
Lima tuntutan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa hari ini, yakni Stop Pemborosan APBN, Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM, Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Hentikan Militerisme di Ranah Sipil dan Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah. (*)





