INDOSatu.co – LAMONGAN – Prosesi adat pembukaan selubung pataka lambang daerah, pemasangan oncer sesanti, kirab pataka, hingga penyemayaman lambang daerah dalam pasamuan agung menjadi puncak pelaksanaan Hari Jadi Lamongan ke-457 di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (26/5).
Selain pasamuan agung, warga Kota Lamongan dihibur dengan berbagai atraksi. Mulai dari Drumband Genta Buana SMA Taruna Brawijaya, Kesenian Tongklek, Barongsai, Reog, Jaran Jenggo, Karawitan Campursari, juga Sendratari dihadirkan untuk turut memeriahkan acara.
Tema HJL 457 ‘Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial’, oleh Bupati Yuhronur Efendi dikatakan bukan hanya sekedar tema, akan tetapi lebih pada penegasan jati diri bahwa Lamongan besar atas langkah dan kerja keras yang dilakukan bersama.
Berbagai program telah mengiringi jalannya Lamongan hingga 457 tahun, yang menjadi bukti dari pengabdian dan kerja kolektif masyarakat Lamongan lintas generasi untuk mewujudkan Lamongan yang maju dan sejahtera.
“Identitas utama Lamongan adalah Lumbung Pangan dengan produksi padi tertinggi di di Jawa Timur mencapai 1,33 juta ton pada tahun 2025, perikanan dan peternakan dengan hasil yang membanggakan,” kata Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan.
Selain itu, kata Pak Yes, kesejahteraan sosial, yang didukung dengan berbagai program, MBG (Makanan Bergizi Gratis), kemudahan akses kesehatan, beasiswa Perintis dan sekolah rakyat, program Yakin Semua Sejahtera, serta religiusitas yang ditingkatkan dengan program Lamongan Nyantri.
Sedangkan progres lainnya adalah Jamula dengan target kemantapan 63,55 persen, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Babat, hingga rencana penambahan 10 ribu PJU dengan skema KPBU, serta menjadikan Kawasan Gajah Mada sebagai alun-alun kedua yang menjadi sarana dan hiburan bagi warga Lamongan.
Pak Yes mengatakan, banyaknya diaspora juga diharapkan dapat men-support Lamongan menjadi lebih maju, tidak hanya menjadikan Lamongan sebagai lumbung pangan, namun lebih dari itu. yakni menjadi pusat agroindustri dan tempat investasi jangka panjang.
“Bukan hanya kegiatan sosial, namun jejaring strategis yang dikelola bersama. Untuk itu, kita harus optimistis bahwa Lamongan bisa naik tingkat dari lumbung pangan menuju pusat agroindustri dan investasi jangka panjang. Saya bersama Mas Dirham (wakil bupati, Red) mempunyai komitmen mewujudkan Lamongan yang bangkit ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya,” imbuhnya.
Dalam peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026 ini, Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi mengajak untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi untuk mengingat sejarah panjang perjuangan Bumi Joko Tingkir, dan melihat masa depan dengan lebih optimistis.
“Saya selaku ketua DPRD Lamongan mengajak masyarakat untuk merapatkan barisan, memperkuat kesatuan, dan turut berkontribusi nyata dengan baik di wilayah masing-masing. Mari terus membangun Lamongan, dan mencintai tanah air kita, Indonesia,” pungkas Freddy. (*)







